Notice: Undefined index: HTTP_REFERER in /home/tanjungkur/domains/tanjungkuras.desa.id/public_html/wp-content/themes/panda-child/panda-child.theme#archive on line 43

Petani Kampung Tanjung Kuras pada umumnya mengeluarkan hasil Panen menggunakan Sepeda Motor, baik Buah Nanas dan Buah Kelapa Sawit, berat yang diangkut mencapai 100 Kg bahkan juga lebih, sampai dengan 200 Kg dari lahan membawanya dari lahan Perkebunan Menuju keluar, disaat itu akses Jalan keluar masuk kering atau keras. Sedangkan dimusim sekarang ini Musim Penghujan, seperti  beberapa Tahun yang lalu yang kita rasakan bersama, dari Bulan November menjelang Desember adalah Musim Penghujan, apalagi Curah Hujan saat ini tidak menentu sulit diprediksi, hampir setiap malam diguyur hujan lebat. Pada masa sekarang ini Petani sangat kewalahan untuk mengeluarkan hasil Panennya dari lahan Perkebunan masing Рmasing dikarenakan Kondisi Tanah lahan dilalui saat ini ada yang lembab, bahkan Masih tergenang Air dikarenakan Curah hujan yang tidak menentu.

Dalam mengalami kesulitan untuk mengeluarkan hasil Panen, berbagai cara dari masyarakat disini untuk mengeluarkan hasil Panennya, ada yang menggunakan Drum (Tanki Air Mini)  yang dibelah dua, itu bagi beberapa masyarakat lahan kebunnya saat ini masih digenangi Air, mau tidak mau harus menggunakan Drum supaya dapat mengisi Buah kemudian ditarik menuju lahan yang bisa dilalui kendaraan untuk mengangkutnya. Selain itu ada juga masyarakat memanfaatkan Dalamnya Air Parit ataupun kanal, untuk menarik derum tadi menuju keluar dari lahan tersebut, itupun kalau lahan Warga masih dekat dengan Parit ataupun Kanal. Tentunya saya muatan sekali angkut tidak bisa seperti Biasanya, minimal 30 Kg diwaktu mengangkut diatas Permukaan Kali atau Kanal karena menghindari Karam, sedangkan masih dilahan perkebunan yang masih tergenang air Masih bisa diisi dengan Muatan lebih dari 30Kg, Tergantung Lagi sanggup untuk menariknya.

Penulis : Sadar Husin / Pewarta Berita Warga.

 

Bagikan Berita