Musyawarah Kampung merupakan forum pertemuan dari seluruh pemangku kepentingan yang ada di Kampung, termasuk masyarakatnya, dalam rangka menggariskan hal yang dianggap penting dilakukan oleh Pemerintah kampung dan juga menyangkut kebutuhan masyarakat Kampung. Hasil ini menjadi pegangan bagi perangkat Pemerintah Kampung dan lembaga lain dalam pelaksanaan tugasnya. Yang dimaksud dengan “unsur masyarakat” adalah antara lain tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, perwakilan kelompok tani, kelompok nelayan, kelompok perajin, kelompok perempuan, dan kelompok masyarakat miskin. Ayat (2) Huruf a Dalam hal penataan Desa, Musyawarah Desa hanya memberikan pertimbangan dan masukan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.

Kamis 26 Januari 2022 Pemerintah Kampung Tanjung Kuras Beserta Jajarannya melaksanakan Muskam untuk Validasi Data P3KE dikampung Tanjung Kuras Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak Tahun 2023, seperti biasanya Muskam hari ini dihadiri Penghulu kampung, Ketua Bapekam bersama anggota, Pemangku adat seluruh Kepala Dusun Tanjung Kuras beserta perangkat RK, RT.

Dalam sambutan Penghulu Kampung Tanjung Kuras mengatakan, Alhamdulillah pada pagi hari ini kita melaksanakan Rapat bersama mengenai untuk Valisidasi Data P3KE barang kali akan disampaikan Oleh Koordinator atau Fasilitator dikampung kita mengenai apa saja maksud dan tujuan Muskam yang kita laksanakan sekarang ini, nantinya secara ditel akan disampaikan oleh Bapak Sekcam sungai Apit, selain itu ia juga menyampaikan mudah mudahan Muskam kali ini betul – betul akan menjadi pegangan untuk Tahun – tahun berikutnya, jangan ada lagi yang Namanya timpang tindih data, selain itu Penghulu Kampung Tanjung Kuras Pak Harisyah juaga menegaskan jika ada warga yang tidak lagi berdomisili disini namun masih terdata itu perlu kita keluarkan, mudah – mudahan kita bersama – sama terutama pada RK,RT mengenai nama yang akan dipaparkan dilayar infokus, untuk kita saksikan bersama dan kemudian tolong sampaikan informasi ini nanti bahwa Musyawarah atau Rapat kita langsungkan sekarang bukan mengenai penerimaan bantuan BLT lagi, tapi kita menetukan siapa saja yang termasuk dalam kategori Miskin Ektrim sasaran yang betul betul dikatakan Ektrim, Bukan Ektrim yang diduga duga dan bahkan Ektrim dibuat buat, ia juga menyampaikan alasanya untuk menyampaikan seperti itu, dikarenakan didalam penentuan BLT kemarin juga ada nama dikategorikan Ektrim, kemudian setelah diketahui bersama Data yang akan kita musyawarah bersama saat ini akan kita kirimkan dan akan digunakan data ini akan digunakan untuk tahun 2024 nantinya.

 

Setelah Panjang lebar apa yang disampaikan oleh Penghulu Kampung, disambut lagi dari Sekcam Sungai Apit,  ia juga menyampaikan beberapa penjelasan mengenai muskam kali ini bertujuan juga Memferikasi data yang sudah dimunculkan atau data yang telah dikirim Kekampung kemudian setelah diferfikasi apakah data ini layak dikategorikan dalam Miskin Ektrim nantinya.

Kemudian disambut lagi dari ketua Bapekam Kampung Tanjung Kuras Pak Toni kemudian ia menegaskan Pada muskam kali ini bukan mengenai bantuan BLT lagi karena BLT sudah selesai kita Muskamkan  dengan total 40 sekian itu perlu diingatkan lagi kepada RK, RT maupun Kepala Dusun, Muskam kali ini programnya agak membahas tentang Miskin Ektrim, jadi seperti kita  lihat bersama dilayar  Infokus nama – nama yang muncul  berjumlah 52 Orang, nampaknya agak berbeda pada hasil muskam BLT kemarin, namun saya tegaskan lagi kepada RT yang berhalangan datang, perlu disampaikan bahwa muskam hari ini kita bukan muskam membahas penerimaan BLT nanti takut terjadi kesalah pahaman, Tegasnya.

Penulis : Sadar Husin / Pewarta Berita Warga.

Bagikan Berita